Bila Sang Waktu Telah Pergi Semua Akan Kembali Hanya Amal Yang Akan Menemani

Titian Qolbu

pemandangan pantai carita

keindahan pantai carita yang memukau dan mempesona.

Jumat, 01 Juli 2011

HIDUP DI DUNIA

Di dunia ini hanya hidup sementara, jagalah ibadahmu, kita manfaatkan hidup di dunia sekarang dengan SEBAIK-BAIKNYA.” Hidayah memang di tangan Allah. Namun nasehat haruslah terus disampaikan karena SETIAP Orang  pasti menginginkan kebaikan bagi saudaranya sebagaimana dia pun telah mendapatkan kebaikan. Nabi kita shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah memberi Nasihat pada seorang pemuda, yaitu Ibnu ‘Umar. Berikut sabdanya,“Hiduplah engkau di dunia seakan-akan engkau adalah orang asing atau bahkan seorang pengembara.” (HR. Bukhari no. 6416) Negeri asing dan tempat pengembaraan yang...

Rabu, 29 Juni 2011

IDEOLOGI USANG YANG SEMAKIN DITINGGGALKAN

Sejak keran globalisasi dibuka lebar, invansi budaya dipertukarkan secara kontinyu. Penetrasi budaya di satu sisi adalah katalisator percepatan kebangkitan, namun bila arus pertukaran terlalu cepat, yang terjadi adalah ketidakjelasan identitas (kebangsaan).  Liberalisasi dalam konteks hak penuh atas setiap individu lalu cenderung menciptakan iklim "manusia adalah serigala bagi yang lain". Maksimalisasi kepentingan personal dikedepankan dengan mengorbankan kepentingan orang banyak. maka terjadilah bangsa yang memakan bangsanya sendiri. kita lupa identitas kita adalah gotong royong. Ketika...

PENTINGNYA SILATURAHMI

Dari Abu Hurairah r.a., Rosulullah s.a.w bersabda, “Ada seorang laki-laki bersilaturahim ke saudaranya yang tinggal di desa lain, maka Allah mengutus seorang Malaikat untuk menemuinya. Tatkala bertemu dengan lelaki tersebut maka malaikat bertanya, “Hendak kemanakah saudara?” Lelaki tersebut menjawab, “Saya ingin bersilaturahim ke saudaraku di desa ini.” Malaikat kembali bertanya, “Apakah kamu menziarahinya karena ada sesuatu kenikmatan yang akan engkau raih?“ Lelaki tersebut menjawab, “Tidak, saya melakukan silaturahim ini semata-mata kecintaan saya terhadapnya karena Allah.” Malaikat kemudian...

Selasa, 28 Juni 2011

MEMBACA KALIMAT “LAA ILLAAHA ILLALLAH” dan ISTIGHFAR, PERBANYAKLAH MEMBACA KEDUANYA

Kalimat Laa Ilaaha Illallah termasuk bacaan dzikir yang utama, selaras dengan tuturan Nabi Muhammad SAW yang artinya, “Dzikir yang paling afdhal adalah (membaca) Laa Ilaaha Illallah.” Ibnu Abid Dun-ya beserta Imam Baihaqi meriwayatkan dari Abu Hurairah ra.: “Malaikat maut menghampiri seorang laki-laki yang telah mati, lalu ia meneliti seluruh anggota tubuhnya, namun ia tidak menemukan amal kebajikan di dalamnya. “Kemudian ia membelah hatinya, ia juga tidak menemukan amal kebajikan di dalamnya, lalu dibuka mulutnya, ditemukan lidah yang melekat pada bagian atas mulut sedang membaca “Laa Ilaaha...